Tanya

Apa hukum bagi penghafal Al-Quran yang lupa akan hafalannya?

Jawab

Al-Lajnah Ad-Daimah (Komisi Fatwa Saudi) menjawab, “Maka tidak layak bagi seorang penghafal Al-Quran jika lalai dari membaca Al-Quran dan meremehkan untuk merutinkan membaca Al-Quran. Bahkan sepantasnya ia membaca Al-Quran sebagai wirid hariannya untuk membantunya dalam menjaga hafalannya  agar tidak lupa, mengharap pahala dan manfaat dari hukum-hukum aqidah dan amalan ibadah yang ada di dalam Al-Quran. Akan tetapi, jika ia berusaha menjaga hafalannya namun ia lupa karena kesibukan atau lalai (tidak sengaja lupa), maka ia tidaklah berdosa. Ada pun riwayat-riwayat tentang ancaman bagi yang lupa akan hafalannya, tidaklah shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Allah lah yang memberi taufiq.”[1]

Disadur dari Kitabul Adab karya Syaikh Fuad ‘Abdul ‘Aziz Asy-Syalhub, hal.14


[1] Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ (4/64)