Amalan Mudah, Pahala Melimpah

Tinggalkan komentar


Amalannya mudah, namun pahalanya melimpah, siapa yang tak mau? Ibarat seorang pedagang yang menginginkan keuntungan besar, namun kecil modalnya. Dalam hal dunia saja, misalnya jual beli, berbagai cara dilakukan agar untung yang di dapat lebih besar daripada modalnya. Terlebih lagi dalam hal akhirat, banyak cara yang dapat dilakukan seseorang untuk mendapatkan pahala yang besar, namun amalannya ringan.

Seorang muslim hendaknya memiliki semangat yang lebih untuk akhiratnya dibanding dunianya. Keuntungan yang di dapat lebih kekal, sehingga lebih bermanfaat untuknya kelak di akhirat. Lagi

Iklan

Mayoritas Bahan Bakar Api Neraka Adalah Wanita

Tinggalkan komentar


Dari Jabir bin ‘Abdillah: Aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Hari ‘Ied. Shalat dilakasanakan sebelum khutbah, tanpa adzan dan tanpa iqamah. Kemudian beliau berdiri dan bersandar kepada Bilal, memerintahkan untuk bertakwa kepada Allah, memotivasi untuk melakukan keta’atan, menasehati manusia, dan mengingatkan mereka.

Nabi pun berlalu menuju jama’ah perempuan, memberi nasehat dan mengingatkan mereka. Nabi berkata,

Bersedekahlah kalian! Karena sesungguhnya mayoritas kalian adalah bahan baku (neraka) jahannam.Lagi

Beginilah Seharusnya Mendidik Anak

Tinggalkan komentar


Sebuah hadits yang terdapat dalam kitab Al-Adabul Mufrad yang tercantum dalam Bab Amanah karya Al-Imam Al-Bukhari, shahabat Anas bin Malik [1] bercerita kepada Tsabit al-Bunani. Anas mengatakan: Suatu hari aku melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, hingga aku selesai melayani beliau. Aku berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang qailulah (istirahat siang).” Maka aku pun keluar dari rumah Nabi, dan melihat anak-anak kecil yang sedang bermain. Aku berhenti sejenak melihat mereka dan pemainan mereka. Maka tiba-tiba Nabi datang mendekati anak-anak tersebut dan mengucapkan salam kepada mereka, kemudian memanggilku. Beliau mengutusku untuk memenuhi kebutuhannya, dan beliau berteduh di bawah pohon menungguku hingga aku datang kembali. Karena hal itu, aku telat pulang ke rumah ibuku (Ummu Sulaim). Ibuku bertanya kepadaku, “Apa yang menahanmu (membuatmu telat, pent) pulang?” Aku menjawab, “Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam mengutusku untuk suatu keperluan.” Ibuku bertanya, “Keperluan apa itu?” Aku menjawab, “Itu rahasia Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Ibuku berkata, “Jagalah rahasia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Maka aku tidak pernah menceritakan kepada siapa pun tentang hal itu, dan seandainya aku cerita, aku telah bercerita kepadamu (Tsabit). Lagi

Dakwah Bukan Untuk Mencari Massa

Tinggalkan komentar


Berdakwah adalah suatu perbuatan yang sangat mulia. Tugas ini dilakukan oleh para Nabi dan Rasul sejak dahulu, dan sekarang diwariskan kepada para ‘ulama. Namun sangat disayangkan, sebagian dari kaum muslimin, mereka memiliki semangat dakwah yang sangat besar, namun menempuh cara yang keliru.

Tujuan Dakwah Para Nabi dan Rasul

Telah jelas sekali, bahwa tujuan para Nabi dan Rasul berdakwah adalah karena Allah. Agar manusia mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), Lagi

Kisah Tawadhu’ Seorang Ulama dan Kaedah Dalam Menerima Kebenaran

Tinggalkan komentar


Sebuah kisah yang sangat menarik, yang jarang terjadi di kalangan orang yang sangat berilmu. Kisah seorang ‘Ulama yang memiliki murid yang sangat banyak, namun hal itu tidak menghalanginya untuk mengakui keilmuan seseorang, dan mereima kebenaran, apalagi dari orang yang baru ia kenal. Berikut kisahnya! Lagi

Benarkah Kaedah Emansipasi Wanita?

2 Komentar


Di zaman sekarang ini, kita sering mendengar perkataan emansipasi wanita. Bahasa bebasnya adalah persamaan hak dan kewajiban di antara laki-laki dan perempuan. Padahal kita tahu, bahwa penyeru emansipasi itu berasal dari negeri kafir, namun yang sangat disayangkan, sebagian dari kaum muslimin turut membantu gerakan yang pada hakikatnya adalah sebuah kekeliruan yang sangat besar. Lagi

3 Jenis Manusia

1 Komentar


Manusia itu bermacam-macam, baik dari laki-laki maupun perempuan. Dan hanyalah takwa yang membedakannya di hadapan Allah. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman (yang artinya),

“…sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertakwa…” (QS Al-Hujurat: 13) Lagi

Older Entries