Beginilah Seharusnya Mendidik Anak

Tinggalkan komentar


Sebuah hadits yang terdapat dalam kitab Al-Adabul Mufrad yang tercantum dalam Bab Amanah karya Al-Imam Al-Bukhari, shahabat Anas bin Malik [1] bercerita kepada Tsabit al-Bunani. Anas mengatakan: Suatu hari aku melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, hingga aku selesai melayani beliau. Aku berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang qailulah (istirahat siang).” Maka aku pun keluar dari rumah Nabi, dan melihat anak-anak kecil yang sedang bermain. Aku berhenti sejenak melihat mereka dan pemainan mereka. Maka tiba-tiba Nabi datang mendekati anak-anak tersebut dan mengucapkan salam kepada mereka, kemudian memanggilku. Beliau mengutusku untuk memenuhi kebutuhannya, dan beliau berteduh di bawah pohon menungguku hingga aku datang kembali. Karena hal itu, aku telat pulang ke rumah ibuku (Ummu Sulaim). Ibuku bertanya kepadaku, “Apa yang menahanmu (membuatmu telat, pent) pulang?” Aku menjawab, “Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam mengutusku untuk suatu keperluan.” Ibuku bertanya, “Keperluan apa itu?” Aku menjawab, “Itu rahasia Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Ibuku berkata, “Jagalah rahasia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Maka aku tidak pernah menceritakan kepada siapa pun tentang hal itu, dan seandainya aku cerita, aku telah bercerita kepadamu (Tsabit). Lagi

Macam-Macam Cinta

Tinggalkan komentar


Cinta adalah sebuah rasa yang dimiliki oleh setiap makhluk. Bahkan Allah sendiri memiliki rasa cinta, tentunya berbeda dengan rasa cinta makhluk, hal ini sesuai dengan kebesaran dan keagungan Allah Ta’ala.

Secara umum rasa cinta itu dibagi menjadi 4 macam, yaitu rasa cinta yang hukumnya wajib, rasa cinta yang hukumnya mubah, rasa cinta yang hukumnya haram, dan rasa cinta yang hukumnya syrik. Lagi

Suratnya Rasulullah kepada Raja Heraklius

Tinggalkan komentar


‘Abdullah bin ‘Abbas mengatakan: Sesungguhnya Abu Sufyan bin Harb bercerita bahwa Heraklius, Sang Raja Romawi mengutusnya. Kemudian bersama Dihyah Al-Kalbiy membawa surat dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Raja Heraklius ke daerah Bushra. Ia pun menyerahkan surat tersebut kepada Heraklius, dan Heraklius membaca surat yang isinya,

Bismillahirrahmanirrahim. Dari Muhammad seorangan Hamba Allah dan Utusan Allah, kepada Heraklius sang Raja Agung Romawi. Keselamatan bagi siapa saja yang mengikuti petunjuk. Amma Ba’du. Aku mengajakmu untuk mentauhidkan Allah, masuk Islam lah, maka engkau akan selamat dan Allah akan meberikanmu 2 ganjaran. Maka jika engkau berpaling, engkau akan menanggung semua dosa rakyat dan pengikutmu, (kemudian Nabi menulis ayat), “Katakanlah (Muhammad): Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju satu kalimat yang sama di antara kami…” hingga ayat, “Saksikanlah bahwa kami adalah seorang Muslim.” (QS. Ali Imran: 64) [1] Lagi

Bukti Tauhid Dibagi 3 Dalam Surah Al-Fatihah

10 Komentar


Al-Fatihah adalah surah yang paling sering kita baca. Per harinya minimal seorang muslim membacanya 17 kali. Al-Fatihah juga bermanfaat sebagai ruqyah untuk orang yang sedang sakit, dengan cara cukup dibacakan di dekat orang yang sakit. Disebut surah al-fatihah, karena al fatihah adalah pembuka, yaitu sebagai bacaan pembuka untuk mushaf yang sangat mulia yang bernama Al-Quran.

Tapi tahukah kita? Di dalam al-fatihah itu sendiri terdapat dalil yang menunjukkan bahwa tauhid itu dibagi 3, yaitu tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, serta tauhid nama dan sifat Allah. Lagi

Sah kah Shalat Jika Dahi Tertutup Saat Sujud?

Tinggalkan komentar


Dek, rambutnya jangan nutupi dahi, nanti shalatnya tidak sah.” Begitulah kira-kira ucapan seorang bapak kepada saya ketika saya shalat di samping beliau.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

[arabic]أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ وَلَا نَكْفِتَ الثِّيَابَ وَالشَّعَرَ[/arabic]“Aku diperintahkan untuk sujud dengan tujuh anggota badan;  kening -dan beliau menunjuk hidungnya-, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua kaki. Dan aku diperintahkan untuk tidak menahan pakaian atau rambut.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim) Lagi

5 Hal yang Hanya Allah yang Mengetahuinya

Tinggalkan komentar


Sebuah hadits panjang yang diriwayatkan dalam kitab Al-Adabul Mufrad karya Al-Imam Al-Bukhari, tentang seorang pemuda dari Bani Amir yang mendatangai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pemuda tersebut bertanya kepada Nabi, “Apakah ada suatu ilmu yang tidak engkau ketahui?” Nabi menjawab, “Sungguh Allah mengetahui hal-hal yang baik, dan sesungguhnya ilmu yang tidak diketahui kecuali hanya Allah yang tahu ada 5 hal (kemudian Nabi membaca ayat), “Sesungguhnya hanya di sisi Allah lah ilmu tentang Hari Kiamat, dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada di dalam Rahim, dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui apa yang akan dilakukannya esok hari, dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati….” (QS. Luqman: 34) Lagi

Sekelumit Tentang Niat

Tinggalkan komentar


Sebelum kita membahas tentang niat, baiknya kita mengetahui, apa sih niat itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), niat adalah kehendak (keinginan di hati) akan melakukan sesuatu. Jika kita paham arti dari niat, akan mudah bagi kita untuk membahas tentang niat.

Jika kita menilik arti niat menurut KBBI, letak niat adalah di dalam hati. Begitu pula dalam bahasa Arab, niat memiliki arti bermaksud pada sesuatu. Ketika seseorang hendak melakukan sesuatu, maka ia sudah tercatat berniat akan melakukan sesuatu. Jadi anggapan sebagian orang, bahwa niat itu dilafazhkan adalah anggapan yang tidak benar. Lagi

Older Entries Newer Entries